Muse Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pencitraan Positif Satanic Temple

Pencitraan Positif Satanic Temple


 Lagi heboh saat di medsos tentang Satanic Temple yang mau mengadakan Satancon. Menarik, Satanic Temple mengklaim bahwa mereka bukanlah penyembah Setan dan ngakunya atheist, (wow pencitraan nih).

Tapi tunggu dl, dalam video di gathering Satanic Temple pembicaranya bilang bahwa Allah itu bohong dan Setan itu cuma berargumen dengan Yesus. 

Ketahuan juga mereka pembela Setan dong. Nah pimpinan Satanic Temple di Inggris juga bilang mereka mendukung pesta liar alias orgy. Hubungan seks bebas. Makin ketahuan kan seperti apa Satanic Temple yang lagi pencitraan positif ttg gerakan mereka?

Apa bahaya Satanic Temple ini? Saat ini lagi rame soal Satancon yang akan diadakan di bulan April. Sebenarnya mereka sudha pewrnah melakukan gathering tahun lalu. Sebelum melihat bahayanya, kita perlu  tahu dulu spt apa gerakan ini dan bagaimana  perbedaannya dengan Satanic Church?

Organisasi ini didirikan oleh Lucien Greaves dan Malcolm Jerry pada tahun 2013, sebagai sindiran terhadap hak-hak keagamaan di Amerika Serikat yang mereka anggap- mengucilkan minoritas. Lucien ngakunya Satanic Temple itu adalah Satanisme. Satanisme memang bisa saja nggak menyembah Setan seperti orang-orang di Satanic Church tapi Satanisme itu sebenarnya melayani keinginan Setan juga. 

Mereka  Satanic Temple ini berjuang membangun pencitraan yang lebih positif, berbeda dan seolah penuh empati. 

Caranya membangun citra positif dan jauh dari kesan horor:

Pertama, bahwa dengan terang2an mengatakan bahwa mereka bukan 'Cult atau sekjte pemujaan dan mereka berbeda alias tidak sama dengan dengan 'Satanic Church, atau "Gereja Setan". Satanic Church itu sebenarnya nama yg nggak tepat tapi karena itu dipakai pendirinya, jadilah dipakai untuk mengidentifikasi gerakan ini.

Kedua, mereka tidak melakukan ritual horor atau seram seperti makan bayi atau membunuh kucing dan meminum darahnya. Mereka mengklaim mereka bukan Cult atau kelompok yang punya ritual atau percaya hal-hal yang sifatnya magis. 

Ketiga, mereka mengatakan bahwa Setan itu bukan sosok yg mereka sembah, mereka mengklaim bahwa Satanism itu hanya buat filosofi semata. Aspek rasionalisme sangat ditekankan dan itu menjadi moto mereka.  The Satanic Temple menggunakan "setan" sebagai simbol perlawanan terhadap otoritarianisme dan ekspresi untuk kebebasan keyakinan mereka.

Keempat, untuk menjauhkan kesan horor, "Misi The Satanic Temple adalah untuk mendorong kebajikan dan empati, menolak tirani, mengadvokasi akal sehat, melawan ketidakadilan, dan melakukan hal-hal luhur," tulis organisasi tersebut dalam website mereka. Bahkan, organisasi religius ini memiliki 7 prinsip fundamental yang pada esensinya sejalan dengan ajaran agama resmi; seperti menghormati kebebasan orang lain, cinta kasih kepada sesama, dan perjuangan untuk melawan ketidakadilan.

Kelima, the Satanic Temple juga terlibat secara aktif dalam isu sosial-politik—berbeda dengan Church of Satan yang menutup diri dari publik. Misalnya, di website mereka kita bisa menemukan kampanye hak reproduksi dan panduan untuk melakukan aksi protes. Partisipasi aktif The Satanic Temple dalam kehidupan publik juga ditandai dengan adanya kantor fisik, cabang di berbagai daerah, dan pertemuan rutin yang diselenggarakan secara kolektif. 

The Satanic Temple diklaim sangat jauh dari citra satanic cult yang tidak memiliki kompas moral—mereka lebih mirip dengan organisasi sayap kiri ketimbang sekte pemujaan yang biasa kita lihat di film-film., itu kutipan dari media.

Jadi memang Setan ityu kan dalam Bible disebut diabolos, pembohong atau pemfitnah.

Dia akan selalu tampil dengan citra yang positif dan kalau bisa humanis, seolah peduli dengan kemanusiaan, cinta kemanusiaan dan cinta kasih pd sesama.

Dia kini tampil berbulu domba tapi dalamnya ya serigala buas.

OKlah kalau mereka menekankan pada rasio atau kebebasan individu, nah ini yg lebih repot. Manusia nggak bisa memiliki kompas moral kalau di tempat kayak Satanic temple.

Katanya peduli kemanusiaan, tapi bayi malah dianggap sah untuk diaborsi atau dibunuh. 

Ini sama saja dengan jaka sembung, nggak nyambung. 

Silakan nilai sendiri, kalau manusia menolak otoritas dari Tuhan dan malah berpaling ke Setan atau ke dirinya ya manusia akan tersesat juga dan menuju kehancuran.

Itulah profil dari Satanic Temple yg berjuang tampil positif dan maunya lebih humanis. Tapio sebenarnya di balik itu ada bau2 amis. Ujung2nya bahaya menanti di balik Satanic Temple ini.


By GI Ronny/ Inspironi

Image : Narasi Newsroom


 






Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.